jump to navigation

AL-baqi’ al-gharqad 9 Maret 2008

Posted by Syahid. in Sejarah.
trackback

Sebuah areal dengan pagar tembok panjang berjeruji yang bisa diintip. Di situ banyak yang berziarah. Ya. Itulah pemakaman Baqi. Berlokasi tepat di sisi kanan masjid, Baqi merupakan kompleks pekuburan Madinah yang memiliki sejarah panjang.

Di Baqi, sahabat dan keluarga Nabi SAW dimakamkan. Baqi terletak di sebelah timur Masjid Nawabi, sejajar dengan bagian belakang masjid atau Makam Rasul. Jika kita menghadap pintu gerbang Baqi, maka kita membelakangi kubah hijau. Ornamen dindingnya dibuat hampir mirip dengan marmer di pelataran Masjid Nabawi.

Baqi berarti tanah yang lembut. Artinya bebas dari batu dan kerikil. Model tanah seperti ini dinilai amat cocok untuk pemakaman. Karena itu sejak dahulu, Baqi dijadikan pemakaman bagi warga Madinah, dan jamaah haji serta umrah yang berada di Madinah.

Saat ini letak Baqi tepat di tengah kota Madinah. Hampir tak ada batas kecuali lantai marmer dan pagar jeruji berwarna kehijauan antara Masjid Nabawi dan Baqi. Dahulu, Baqi dan Masjid Nabawi merupakan wilayah yang berbeda. Dipisahkan oleh distrik yang bernama Harratul Aghwat. Di situlah dulu, pelayan dan penjaga masjid tinggal. Namun seiring perluasan Masjid Nabawi, distrik itu dihancurkan hingga akhirnya menjadi ruang terbuka.

Di Baqi ini ada makam puteri Nabi Fatimah, Imam Hassan, Imam Husein meski hanya kepala (cucu Nabi SAW), Imam Ja’far Shadiq, Abbas bin Abdullah (paman nabi), Halimatus Sa’diyah (ibu susu Nabi), serta seluruh istri Nabi kecuali Khadijah yang dimakamkan di Ma’la. Putera dan puteri Nabi pun seluruhnya dimakamkan di sini. Mereka adalah Qasim, Abdullah, Ibrahim, Ruqayyah, Zainab, dan Umi Kaltsum.

Sekarang ini siapapun yang meninggal di Madinah dimakamkan di sini termasuk jamaah umrah dan haji. Keistimewaan pemakaman ini adalah bahwa Nabi SAW pernah berdoa bahwa siapa pun yang dimakamkan di sini akan diampuni dosanya oleh Allah SWT. Untuk sekarang ini, jamaah lelaki masih bisa berziarah secara langsung setelah Shalat Subuh. Sementara jamaah perempuan hanya dibolehkan di luar saja. Ada tempat khusus untuk berziarah.

Pemakaman baqi telah dua kali diperluas sepanjang masa pemerintahan Saudi. Perluasan pertama dilakukan masa Raja Faishal bin Abdul Aziz. Kompleks ini kemudian dipagai dengan tembok. Di dalamnya juga diberi jalan dari semen beton untuk memfasilitasi jamaah yang ingin melakukan pemakaman terhindar dari becek ketika hujan. Ketika itu Raja Faishal menggabungkan Baqi al Gharqad engan Baqi al Ammat serta segi tiga di sebelah utara Baqi.

Perluasan kedua dilakukan Raja Fahd sehingga luasnya menjadi 174.962 meter persegi. Tembok pembatas pemakaman dipertinggi sehingga mencapai empat meter dengan panjang keseluruhan 1.724 meter. Tembok itu dilapisi marmer dan ornamen khusus dari besi sehingga tampak seperti jeruji yang indah. Pemakaman Baqi juga diberi gerbang yang cantik serta teras yang memungkinkan jamaah berziarah dari luar. (reference : republika)

Komentar»

1. Al-wafie - 27 Oktober 2008

Selamat datang datang Pengunjung ! inilah tulisan kami yang tidak ada niat apa-apa kecuali hanya ingin sharing dari sedikit informasi dan pengalaman yang saya terima yang tiada lain ingin membuka tali ukhuwwah

2. AL WAFIE-GROUP for umrah&hajj services Jeddah to jeddah - 28 Maret 2008

Selamat datang di blog kami ,Terima kasih atas saran ,pesan dan kesan semoga menjadi perbaikan di semua segi


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: