jump to navigation

Jeddah

JEDDAH8)

Kota Jeddah : merupakan salah satu kota yang ada di Arab saudi berada di sebelah barat,yang memiliki area kurang lebih 1200 kilo meter persegi(menurut sejarawan) dan dengan garis pantai kira2; 80 kilo meter persegi dan sekarang kota ini dikenal dengan sebutan ” THE BRIDE OF THE RED SEA” atau Ratu laut merah. Julukan tersebut sangatlah pas jika kita lihat dari letak Demografisnya.

Kota yang indah ini sebab ana pantai laut merahnya yang menjadi salah satu daya tarik tersendiri dan di dukung adanya air mancur tertinggi di dunia (NAFURA KING FAHD) yg konon tingginya mencapai 312 meter, Air mancur ini dibangun di tengah laut merah yaitu yang di kenal dengan wilayah istana Raja(pada tahun 1980M), Indahnya kawasan laut merah ini menjadi salah satu tujuan tempat wisata yang ada di kota jeddah baik itu bagi jamaah haji/umrah, Para jamaah selalunya dan sudah menjadi tradisi mengunjungi tempat-tempat seperti :laut merah,masjid terapung(rahmah), airmancur, masjid qishas, makam siti hawa’ dan tak terlupakan pula pergi ke AL BALAD ( Cornice shoping center ).

Laut merah yang indah dengan terhiasi berbagai panorama di sekelilingnya tampak lebih ramai jika musim liburan dan hari kamis- jum’at, karena di samping para jamaah Umrah yang mengunjunginya juga para penduduk setempat( Arab saudi ).

Kota jeddah bisa juga disebut kota kospopolitan , kota terbesar kedua setelah ibu kota riyadh dengan penduduk dari berbagai suku ini termasuk;Indonesia, mereka dari berbagi suku saling ber interaksi sehingga terciptalah komunitas pasar yang sangat ramai yang mana menjadikan jeddah sebagai pusat prdagangan , ini terbukti para pedagang Makkah/madinah/dan daerah2 lain selalu mengambil(jawa-”kulak) stok dagangan di kota ini.
Biasanya terlihat pusat pembelanjaan di sekitar Al-balad /cornhice shoping center yang tak lain juga menjadi salah satu sasaran dan tujuan berkunjung para jamaah haji/ umrah.
➡

Sejarah Ringkas Jeddah
Menurt sejarawan keberadaan kota jeddah sebenarnya sudah ada sejak tahun 2500 tahun yang lalu, yaitu masih berupa suatu desa kecil“QUDA’A” yang mana para penduduk setempat bermata-pencaharian sebagai nelayan , yg sebab lokasinya strategis jeddah menjadi berkembang pesat menjadi centralnya perdagangan antara negara-negara timur tengah, mediterania, negara-negara timur.

Pada tahun 647 Dibawah kepemimpinan khalifa Usman bin affan , beliau menyatakan jeddah sebagai pintu gerbang atau pintu masuk (pelabuhan) secara resmi di kota suci Makkah al-mukarromah dan sejak itulah jeddah semakin berkempbang pesat.:8O:
Perkembangan yang sangat signifikan itulah ternyata menarik perhatian bangsa portugis yang pada tahun 1516 bersiap-siap dan siaga untuk menduduki aliyas menjajah jeddah.
Namun yang masa itu di bawah masa pimpinan kerajaan Ottoman kemudian membangun beberapa tembok sebagai benteng melindungi di berbagai kawasan pintu masuk.

  • Tembok gerbang SYARIEF(sekarang BAB SYARIF kawasan balad) berada disebelah selatan
  • Tembok gerbang MAKKAH(sekarang BAB MAKKAH “mecca street”)berada sebelah timur
  • Tembok gerbang MADINAH(sekarang BAB MADINAH”medina street”)berada sebelah utara
  • Tembok gerbang berada di sebelah barat yang langsung menghadap laut merah.

Kendati wilayah jeddah di kelilingi berbagai tembok benteng pelindung tak tertutup kemungkinan untuk tumbuh berkembang , bahkan semakin pesat dan tidak menerima perwakilan negara asing terutama eropa. Masih di bawah kepemimpinan ottaman thn 1825, barulah membuka perwakilan negara asing pertamanya yaitu:(prancis,inggris) dengan sebab itu pula jeddah mendapat julukan “BILADUL QONASHIL atau The city of cosulaty” yang mana sekarang disebut AL BALAD / BALAD(bahasa indonesia; negara)

Setelah kerajaan ottaman jatuh (1915) Tembokpun runtuh pula, selain sisa-sisa artifak turki salah satu yang tak berubah adalah Nama Jeddah itu sendiri ,sejak zaman dulu yang masih di duduki suku QUDA’A sampai sekarang memang Namanya JEDDAH (dari JADDATUN bagi yang mengatakan jeddah dari JADDATUN=NENEK MOYANG) wallahu A’lamu bisshowabi.

🙄

%d blogger menyukai ini: